Kutai Barat Siapkan Layanan Publik dan Transportasi Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

KEMBARA TIMUR, KUTAI BARAT – Menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, berbagai persiapan telah dilakukan oleh pemerintah dan instansi di Kabupaten Kutai Barat guna memastikan layanan publik tetap berjalan dan mobilitas masyarakat lancar.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyatakan bahwa pelayanan pemerintahan akan tetap efektif meskipun memasuki masa libur nasional dan cuti bersama. Melalui Surat Edaran Bupati Kutai Barat Nomor 1895 Tahun 2025, ditegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib melaksanakan Work From Office (WFO) pada tanggal 29, 30, dan 31 Desember 2025. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik sebelum cuti bersama Natal dan Tahun Baru. Setelah libur nasional pada 1 Januari 2026, pelayanan kembali berjalan normal mulai 2 Januari 2026.

Kebijakan ini merespon kebutuhan stabilitas administrasi pemerintahan meskipun banyak masyarakat dan ASN memanfaatkan libur panjang tersebut. Dengan tetap beroperasi sebagian, pemerintah berharap tidak ada gangguan berarti pada layanan dasar kepada masyarakat setempat.

Sementara itu, Bandara Melalan Melak di Kutai Barat juga meningkatkan kesiapan operasional menghadapi lonjakan penumpang selama periode Nataru. Kepala Kantor UPBU Kelas III Melalan Melak, Bernard R. Purba, mengatakan bahwa bandara siap melayani penerbangan lebih dari jadwal reguler. Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan, otoritas bandara menambah extra flight hingga tiga kali per minggu di samping layanan rutin yang berjalan.

“Walaupun jam layanan reguler kami adalah 08.00–16.00 Wita, layanan fleksibel akan kami sesuaikan dengan kebutuhan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru,” jelas Purba. (Nomor Satu Kaltim)

Koordinasi antarinstansi juga terlihat dari kesiapan pasokan kebutuhan logistik nasional yang memengaruhi kawasan Kutai Barat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan bahwa stok beras dan kebutuhan pokok lainnya aman hingga tahun 2026, dan pasar murah akan digencarkan untuk menjaga stabilitas harga di seluruh kabupaten/kota, termasuk Kutai Barat. Pemantauan harga dilakukan setiap hari di pasar induk, yang menjadi salah satu basis data untuk langkah stabilisasi pasar menjelang libur besar.

Dengan kombinasi kebijakan pelayanan publik yang efektif, kesiapan transportasi udara, serta upaya stabilisasi harga kebutuhan pokok, Kutai Barat tampak berupaya menyambut libur akhir tahun dengan kondisi yang terkelola. Masyarakat diimbau tetap mengikuti informasi resmi dan memanfaatkan pelayanan yang tersedia saat periode Nataru 2025/2026.(*)

Berbagai Sumber

Exit mobile version