KEMBARA TIMUR, BONTANG – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bontang tahun 2025 mencapai angka 83,04, meningkat dibanding capaian tahun sebelumnya sebesar 82,49. Angka ini dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bontang dan menunjukkan tren positif dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat setempat.
IPM merupakan indikator yang mengukur tiga dimensi utama, yaitu kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Berdasarkan data BPS Kota Bontang, peningkatan ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk harapan hidup yang lebih panjang, tingkat pendidikan yang meningkat, dan standar pengeluaran riil per kapita yang lebih tinggi.
Kepala BPS Kota Bontang, melalui rilisnya, menjelaskan bahwa dimensi kesehatan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan IPM 2025.
“Harapan lama hidup bayi yang lahir pada 2025 meningkat menjadi 75,36 tahun, naik 0,33 tahun dibanding tahun sebelumnya,” ujar Kepala BPS Bontang dalam keterangannya kepada media.
Sementara pada dimensi pendidikan, peningkatan juga tercatat pada harapan lama sekolah (HLS), meskipun pertumbuhannya relatif kecil dibanding dimensi lain.
“Harapan lama sekolah naik menjadi 13,80 tahun, sedangkan rata-rata lama sekolah untuk penduduk di atas 25 tahun juga mengalami peningkatan,” tambahnya.
Dimensi standar hidup layak, yang diukur berdasarkan pengeluaran per kapita, turut mengalami peningkatan sebesar 2,54 persen dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan adanya perbaikan dalam kemampuan ekonomi masyarakat Bontang.
Peningkatan IPM tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan layanan dasar yang lebih baik serta peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan untuk seluruh lapisan masyarakat.
“Data ini menunjukkan komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan kualitas hidup warga Bontang,” ucap seorang pejabat Dinas Kesehatan setempat kepada media ini ketika dimintai tanggapan soal capaian IPM akhir tahun.
Pengamat sosial ekonomi lokal memberikan catatan bahwa peningkatan IPM merupakan sinyal positif bagi investasi dan perkembangan sumber daya manusia di Bontang. Namun, mereka juga mengingatkan tantangan ke depan terkait pemerataan peluang dan kualitas layanan desa serta kecamatan.
Dengan capaian IPM yang terus meningkat, Bontang berharap dapat menjadi kota yang tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga berkualitas dari aspek kesejahteraan sosial dan pendidikan masyarakat. (Badan Pusat Statistik Kota Bontang)
